Bahaya Bakteri Patogen Kecoa Pada Kesehatan Manusia, Jangan Remehkan

Walaupun kehadirannya sering ditemukan di sekitar kamu, namun bahaya bakteri patogen kecoa belum banyak yang mengetahui. Hal ini dapat dilihat dari cara mayoritas masyarakat yang masih tidak peduli terhadap cara membunuh hewan tersebut. Beberapa bahkan hanya mengusir saja dan membiarkan hewan tersebut hidup bebas juga berkembang biak.

Para ahli kesehatan dan ilmuwan mengatakan bahwa ternyata bakteri patogen yang terdapat pada kecoa dapat menyebabkan penyakit pada manusia. Bahkan dapat menimbulkan gangguan pada pernapasan ketika kamu secara tidak sengaja melakukan interaksi langsung (kontak langsung) dengan hewan coklat tersebut.

Kecoa dapat menghasilkan allergen yang berasal dari bakteri patogen di tubuhnya. Biasanya bakteri tersebut terdapat di perut kecoa. Hewan yang dapat hidup dan berkembang di daerah lembab dan juga hangat mampu menghasilkan telur sebanyak 10 hingga 40 butir. Fase sampai ke tahap kecoa muda juga tergolong sangat cepat.

Kamu juga bisa melihat tanda tanda adanya kehadiran kecoa di sekitar dengan melihat retakan dinding, perabotan yang jarang disentuh, lemari dapur, di toilet, saluran air, ruang sempit yang lembab seperti tumpukan majalan, koran, dan dibalik kulkas. Segera basmi ketika melihat tanda tanda tersebut untuk menghindari bahaya bakteri patogen kecoa.

Bakteri Patogen Pada Kecoa dan Dampaknya

Ada beberapa bakteri patogen yang terdapat dalam tubuh kecoa, tidak hanya pada usus yait Salmonella sp., Shigella sp., Pseudomonas aeruginosa, Staphylococcus sp., Streptococcus sp., dan lain lain. Jenis bakteri tersebut adalah kelompok bakteri patogen yang apabila masuk ke dalam tubuh manusia maka bisa menyebabkan penyakit.

Terdapat kelompok bakteri yang dapat menyebabkan diare pada manusia seperti Salmonella dan juga Shigella. Bakteri ini terdapat di tubuh kecoa dan saat bakteri tersebut disebar oleh kecoa dan berhasil sampai ke organ pencernaan dan imun tubuhnya manusia menurun, maka bisa terkena diare yang berkepanjangan. Diare yang berkepanjangan merupakan salah satu bahaya bakteri patogen kecoa.

Selanjutnya bahaya adanya bakteri patogen kecoa dari kelompok bakteri yang dapat menyebabkan penyakit pada pernapasan yaitu Pseudomomas aeruginosa. Bakteri ini adalah patogen yang dapat menyebabkan penyakit Pneumonia. Penyakit pada pernafasan yang seringkali merenggut nyawa manusia apabila tidak dideteksi sedini mungkin.

Kemudian terdapat kelompok bakteri yang bisa menyebabkan infeksi lainnya pada manusia seperti Streptococcus dan juga Staphylococcus. Kedua bakteri ini bisa menyebabkan kamu mengalami demam saat sistem kekebalan tubuh kamu lemah melawan kelompok bakteri ini. Bahaya bakteri patogen kecoa memang sangat mengerikan.

Cara Bakteri Patogen Kecoa Masuk ke Tubuh Manusia

Setelah mengetahui jenis bakteri yang terdapat di tubuh kecoa dan dampaknya apabila masuk ke tubuh manusia, kini kamu harus mengetahui bagaimana cara bakteri tersebut masuk ke dalam tubuh manusia. Hal ini tentu dilakukan agar kamu bisa mencegah bakteri tersebut masuk ke dalam tubuh.

Pertama, melalaui makanan yang dihinggapi oleh kecoa. Ketika kamu melihat kecoa berada di sekitar makananmu maka jangan memakan makanan tersebut. Hal ini bisa berkemungkinan bahwa ia telah menghinggapi makananmu. Kecoa hidup di tempat kotor, maka kemungkinan ia memakan sumber yang kotor sangat mungkin.

Salah satu sumber kotor yang dimaksud adalah feses, selokan, lem, tanaman dan hewan mati, serta tempat sampah. Kedua, melalui pori-pori kulit. Ketika kamu menemukan kecoa lewat di depan mata, usahakan tidak membunuh dengan tangan kosong. Jangan menyentuh kecoa secara langsung melalui tangan atau kaki.

Hal ini karena bakteri yang keluar dari cairan tubuhnya bisa masuk melalui pori pori kulit manusia, sehingga dapat masuk ke tempat yang lebih berbahaya lagi. Ketiga bahaya adanya bakteri patogen kecoa bisa masuk melalui kontaminasi udara yang dihasilkannya. Kehadiran kecoa sudah bisa dideteksi melalui baunya yang khas.

Segera setelah mencium bau yang khas tersebut, ambil alat yang dapat membunuh kecoa seperti semprotan ataupun kapur yang mengandung bahan antikecoa. Menghindari cara cara tersebut diharapkan dapat mengurangi risiko kamu terkena bahaya bakteri patogen kecoa saat menemukannya di kehidupan sehari hari.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *