Penting! Menjaga Kesehatan Ibu Hamil di Masa Pandemi

Menjaga kesehatan ibu hamil di masa pandemi virus corona seperti sekarang tidaklah mudah. Ibu hamil kerap merasa mual, pusing lemas, dan susah makan lantaran perubahan hormon dalam tubuh sang ibu. Hal tersebut menyebabkan sistem imun ibu menurun drastis akibatnya rentan tertular penyakit dengan risiko yang lebih parah dibandingkan dengan mereka yang tidak hamil.

Parahnya lagi penyakit yang diderita sang ibu dapat membahayakan bayi yang ada dikandungannya. Bayi bisa mengalami kelahiran prematur, terlahir cacat, hingga paling parah meninggalnya bayi dalam kandungan. Anda tentu tidak ingin mengalami hal tersebut, oleh karena itu kami membagi tips menjaga kesehatan khusus bagi Anda ibu hamil.

Ibu Hamil Jangan Keluar Rumah! Manfaatkan Sosial Media dan Patuhi Protokol Kesehatan

Memang susah-susah mudah menjaga kesehatan ibu hamil ditengah pandemi, terlebih jika ibu tersebut termasuk orang yang ektrovet atau suka bersosialisasi dengan orang lain, maupun seorang wanita karir yang memiliki segudang aktifitas di luar rumah. Memaksanya untuk tetap tinggal di rumah dalam waktu lama demi kesehatan tentu akan menekan kejiwaannya.

Menimbulkan rasa bosan bahkan lama-lama bisa membuat stress dan depresi, akibatnya berpengaruh terhadap janin. Untuk mengantisipasinya Anda bisa memanfaatkan sosial media untuk berinteraksi dengan teman-teman Anda tanpa perlu bertemu secara langsung.

Sosial media membuat Anda terus terhubung dengan orang lain tanpa harus bertemu secara tatap muka langsung. Anda juga bisa menciptakan beberapa games menarik khusus untuk keluarga Anda. Bagi Anda yang terpaksa terus beraktivitas di luar selama pandemi, wajib mematuhi protokol kesehatan.

Jangan pernah keluar rumah tanpa memakai masker, ingat kesehatan janin Anda dipengaruhi oleh Anda sendiri. Siap sedia handsanitizer kemanapun Anda pergi, sering cuci tangan, dan segera mandi setelah pergi keluar rumah. Hindari kerumunan dan sebisa mungkin menghindari bertemu dengan orang asing, terlebih mereka yang memiliki gejala covid-19.

Namun apabila gejala covid-19 seperti demam, sulit bernapas, pilek, dan lemas Anda dapati di keluarga Anda, alangkah baiknya jika seorang tersebut langsung mendapat rapid tes, serologi tes, atau swab tes untuk memastikan bahwa dirinya tidak tertular virus corona. Lakukan juga isolasi mandiri untuk keluarga Anda yang baru berpergian dari luar kota selama kurang lebih 14 hari lamanya.

Penuhi Asupan Nutrisi Selama Kehamilan

Tips kedua menjaga kesehatan ibu hamil yaitu memastikan asupan nutrisi setiap hari selama kehamilan. Kondisi kesehatan seseorang sangat dipengaruhi oleh pola hidup serta makanan yang Anda konsumsi. Makan makanan bergizi dapat meningkatkan imun serta stamina seseorang, hasilnya tubuh akan lebih kebal terhadap penyakit.

Terkhusus untuk seorang ibu hamil di mana makanan yang ia konsumsi digunakan juga untuk perkembangan janin. Tumbuh kembang janin dalam kandungan sangat dipengaruhi oleh apa yang masuk dalam mulut sang ibu. Beberapa makanan sehat seimbang yang sebaiknya dikonsumsi saat hamil sebagai berikut.

1.      Asam folat

Asam folat yang ada dalam sayuran hijau, papaya, alpukat, dan kuning telur baik untuk kesehatan janin. Asam folat mencegah janin mengalami cacat tabung saraf dan kelainan organ tubuh.

2.      Omega 3

Omega 3 atau yang dikenal dengan lemak sehat merupakan nutrisi yang diperlukan untuk perkembangan mata dan otak janin. Perbanyak makan makanan yang banyak mengandung omega 3 seperti ikan salmon, kacang-kacangan, dan lain-lain.

3.      Vitamin C

Vitamin C sangat baik untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan menjaga kesehatan ibu hamil terlebih dimasa pandemi seperti sekarang ini. Anda dapat mengonsumsi vitamin c dalam rupa obat-obatan maupun secara alami dari buah jambu biji, kiwi, jeruk, dan lain-lain.

4.      Protein

Protein baik untuk pertumbuhan tulang dan otot janin. Anda bisa mengonsumsi telur, gandum, beras merah dan berbagai makanan sumber protein lain. Bagi Anda yang memilih mengonsumsi telur, pastikan Anda memasaknya secara matang sempurna.

5.      Zat Besi

Zat besi, kandungan yang sangat penting untuk mencegah anemia sang ibu dan perkembangan otak janin. Ibu yang mengalami anemia ketika hamil memiliki potensi bayi lahir prematur lebih besar dibanding yang tidak. Konsumsi makanan tinggi zat besi, suplemen zat besi, dan vitamin prenatal sangat dianjurkan ketika sedang hamil.

Konsumsi makanan sehat bergizi seimbang dan selalu mematuhi protokol kesehatan merupakan dua hal yang wajib Anda lakukan ketika sedang hamil. Selain itu Anda juga harus mengatur pola tidur dan hindari stress berlebih. Kebahagiaan juga merupakan salah satu cara menjaga kesehatan ibu hamil, maka tetaplah bahagia dan sehat.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *