Manfaat Kimchi Bagi Kesehatan

Apa itu kimchi ?

Kimchi adalah salah satu produk khas Korea, dengan rasa yang panas dan asam. Kimchi dibuat dari kubis, sawi putih, dan lobak, serta difermentasi dengan garam, cuka, bawang putih, cabai dan bumbu lainnya, sehingga menghasilkan rasa yang unik saat disantap. Kimchi biasanya hanya cocok dikonsumsi dengan nasi atau dicampur dengan makanan lain sebagai santapan utama. Di Indonesia ada banyak barang yang menjual kimchi dan sangat mudah ditemukan.Anda bisa menemukan kimchi di restoran Korea dan menjualnya secara online. Menurut Healthline, salah satu manfaat kimchi adalah menurunkan kolesterol dan menurunkan resistensi insulin tubuh. Insulin bertanggung jawab untuk mentransfer glukosa dari darah ke jaringan.

Ketika kita mempertahankan kadar insulin tinggi untuk waktu yang lama, tubuh kita berhenti merespons secara normal, yang menyebabkan gula darah tinggi dan resistensi insulin. Dalam sebuah penelitian, 21 orang penderita diabetes mengonsumsi kimchi segar atau yang difermentasi selama 8 minggu. Di akhir penelitian, orang yang mengonsumsi kimchi yang difermentasi mengalami resistensi insulin, tekanan darah, dan penurunan berat badan.

Tak hanya menurunkan kolesterol, kimchi juga memiliki manfaat kesehatan lain dan fungsi untuk meningkatkan fungsi tubuh. Menurut laporan di laman restoran Korea Seoul, kimchi memiliki 9 manfaat untuk kesehatan.

Manfaat Kimchi Untuk Kesehatan

1. Mengandung bakteri sehat dan probiotik

Dalam proses pembuatannya, kimchi juga difermentasi seperti halnya yogurt, jadi kimchi juga mengandung bakteri sehat yaitu bakteri asam laktat yang dapat membantu tubuh untuk mencerna. Selain itu, kimchi yang difermentasi juga menghasilkan probiotik yang dapat melawan segala infeksi yang terjadi di dalam tubuh.

2. Menurunkan kadar kolesterol

Bagi penderita tekanan darah tinggi atau kolesterol tinggi, jangan khawatir, allicin dalam kimchi (seperti allicin dan selenium) memang bisa menurunkan kolesterol dan secara tidak langsung mengurangi atau mencegah stroke.

3. Meningkatkan kesehatan dan penglihatan

Kimchi mengandung vitamin A per 100 gram. Vitamin A merupakan sumber antioksidan yang dapat membantu menghilangkan radikal bebas penyebab kanker dalam tubuh dan memperjelas penglihatan.

4. Menghasilkan kulit bercahaya dan rambut berkilau

Selenium yang ditemukan dalam kimchi bawang putih menjaga kesehatan kulit dan rambut. Dalam jangka panjang, makan kimchi juga bisa membantu mencegah timbulnya kerutan.

5. Mencegah kanker lambung

Profesor Miri Kim dari Departemen Pangan dan Gizi Universitas Nasional Chungnam mengungkapkan bahwa kubis dan lobak Cina dalam kimchi mengandung zat biokimia, seperti isosianat dan sulfida, yang membantu mendetoksifikasi logam berat di hati, usus kecil, dan ginjal. zak ini, terutama isosianat, dipercaya dapat mencegah kanker lambung.

6. Memperlambat proses penuaan

Setelah dua minggu fermentasi, kimchi akan menghasilkan banyak antioksidan dan mengurangi kecepatan penuaan kulit. Itu juga dapat menghambat oksidasi sel, bahkan di bawah stres dan stres, siapa pun dapat terlihat riang dan nyaman.

7. Membantu menurunkan berat badan

150 gram kimchi hanya mengandung 40 kalori. Kimchi juga membantu memetabolisme karbohidrat dan membantu menurunkan berat badan. Selain itu, capsaicin yang ditemukan dalam paprika masakan Korea meningkatkan metabolisme tubuh dan memanfaatkan energi berlebih dalam tubuh untuk menurunkan berat badan.

8. Mencegah tukak lambung

Ulkus peptikum biasanya disebabkan oleh Helicobacter pylori, bakteri gram negatif yang ditemukan di perut. Kimchi mengandung menconenteroides leuconostoc yang dapat menghasilkan dekstrin yang diperlukan untuk mencegah pertumbuhan Helicobacter pylori dalam tubuh manusia.

9. Meningkatkan kekebalan

Profesor Yu Linna dari Departemen Makanan dan Gizi di Universitas Ulsan menemukan bahwa kimchi membuat sel kekebalan lebih aktif dan kaya akan antibodi. Diet kolesterol tinggi dapat menyediakan 55% aktivitas sel kekebalan, diet normal dapat menyediakan 68% diet, dan diet kolesterol tinggi dan kimchi dapat memberikan 75% aktivitas sel kekebalan.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *