Tips Cara Mengatasi Anemia Pada Saat Berpuasa

Anemia adalah suatu kondisi yang terjadi ketika jumlah sel darah merah berkurang. Sel darah merah mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Bila jumlahnya lebih rendah dari batas normal, penderita akan mudah merasa lelah, terutama saat berpuasa. Bagi yang memiliki riwayat penyakit ini berikut beberapa tips dan cara berpuasa bagi penderita anemia :

Tips Dan Cara Berpuasa Bagi Penderita Anemia

1. Jangan mengkonsumsi kafein dan soda

Langkah pertama dalam mengatasi anemia saat puasa adalah dengan memperoleh asupan zat besi yang tinggi, karena zat besi dapat membantu pembentukan sel darah merah dengan cepat. Saat penderita anemia mengonsumsi kafein dan soda, kedua komponen ini menghambat penyerapan zat besi dalam tubuh.

2. Waktu istirahat yang cukup

Langkah selanjutnya dalam mengatasi anemia saat puasa adalah istirahat yang cukup. Orang dengan istirahat yang tidak cukup memiliki tekanan darah rendah dan mudah lelah. Untuk mencegah hal tersebut terjadi, pastikan anda memiliki waktu istirahat yang cukup untuk mencegah terjadinya anemia saat berpuasa.

3. Makan makanan tinggi zat besi

Seperti yang disebutkan sebelumnya, penderita anemia perlu mengonsumsi zat besi dalam jumlah besar untuk membantu produksi sel darah merah. Untuk mempercepat kegiatan puasa, salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah dengan memenuhi asupan zat gizi tersebut pada saat sahur dan berbuka puasa. Zat besi ditemukan dalam daging merah, kuning telur, makanan laut, dan serum, pastikan anda mengonsumsi makanan tersebut secara teratur dan jangan berlebihan, seimbangkan dengan kebutuhan gizi anda ya :).

4. Lakukan olahraga ringan

Langkah selanjutnya dalam mengatasi anemia saat puasa adalah dengan rutin berolahraga. Bahkan jika Anda sedang berpuasa, anemia, anemia, lakukan beberapa latihan kecil untuk mengurangi tingkat hormon yang ditaklukkan dalam darah.

Dengan menurunkan kadar estrogen dalam darah maka aliran darah dalam tubuh akan menjadi lebih lancar dan tekanan darah akan tetap stabil. Anda tidak perlu melakukan olahraga berat, cukup jalan kaki selama 15 sampai dengan 30 menit pada saat anda berpuasa.

5. Buka puasa dan manisan

Saat berpuasa, otomatis kadar gula darah akan menurun. Hal ini dapat terjadi pada penderita anemia, dan mereka bahkan mungkin merasa lebih lemah dari yang lain. So bagi anda penderita anemia, pastikan berbuka piasa dengan yang manis ya untuk menyeimbangkan kada gula darah pada tubuh anda. Jangan lupa juga untuk mengonsumsi buah buahan secara teratur ya.

6. Minum tonik darah

Jika benar-benar diperlukan, anda juga dapat mengonsumsi suplemen darah yang mengandung zat besi dan vitamin B seperti asam folat. Namun sebelum mengonsumsi suplemen darah, harap diskusikan dan konsultasikan dengan dokter anda ya.

Jangan hanya mengonsumsi suplemen, karena penumpukan zat besi di dalam tubuh yang berlebihan juga tidak baik untuk kesehatan anda, so pastikan selalu terapkan gaya hidup sehat dengan selalu berolahraga, istirahat yang cukup, dan konsumsi makanan bergizi dan buah buahan setiap hari secara seimbang  ya :).

7. Kacang yang bisa dimakan

Langkah terakhir mengatasi anemia saat berpuasa adalah dengan mengonsumsi kacang-kacangan. Kacang tidak hanya tinggi zat besi, tetapi juga tinggi protein nabati. Anda bisa memakan kacang saat sahur atau pada saat berbuka puasa sebagai camilan sehat. Mereka tidak hanya mengandung nutrisi penting yang baik untuk tubuh, tetapi juga membuat anda kenyang untuk waktu yang lama.

Gejala anemia sangat bervariasi, tergantung pada penyebabnya. Penderita biasanya mengalami gejala umum seperti tubuh terasa lemah, kelelahan, sakit kepala, kulit pucat, detak jantung tidak teratur, sesak napas, nyeri dada, serta tangan dan kaki dingin.

Awalnya, gejala-gejala ini biasanya tidak disadari oleh pasien, tetapi semakin memburuk seiring berjalannya waktu. Untuk menghindari situasi ini, segera diskusikan dan konsultasikan dengan dokter ketika beberapa gejala diatas muncul, pastikan sobat GLHF selalu terapkan gaya hidup sehat dengan selalu berolahraga, istirahat yang cukup, dan konsumsi makanan bergizi dan buah buahan setiap hari secara seimbang  ya 🙂.

Admin GLHF menganjurkan jika sobat GLHF dapat dan mampu melakukan medical checkup, maka lakukanlah setiap 1 bulan, 3 bulan, atau 6 bulan sekali sesuai dengan kemampuan finansial sobat GLHF, untuk memastikan kesehatan pada tubuh sobat GLHF dan untuk mencegah akan penyakit yang mungkin akan muncul. Selalu ingat ya sobat, mencegah itu lebih baik daripada mengobati.

SALAM SEHAT SEJAHTERA 🙂 🙂 🙂 🙂

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *