Ada apa dengan DOGE coin sekarang ini ? Apakah masih bergantung dengan Tweet Elon Musk ?

Akhir akhir ini mata uang kripto Shiba Inu semakin populer. Mata uang kripto yang merupakan saingan Bitcoin dan Dogecoin ini harganya mulai melambung usai cuitan Elon Musk di Twitter.

Koin Shiba Inu ini sekarang telah menjadi kripto yang terbesar ke-20 di dunia berdasarkan nilai pasar. Nilai mata uang kripto ini telah meningkat lebih dari tiga kali lipat dalam seminggu terakhir, sebagian didorong oleh tweet terbaru Elon Musk tentang anak anjingnya sendiri.

Koin Shiba Inu didirikan oleh seorang anonim bernama Ryoshi tahun lalu. Menurut situs web koin tersebut menyebutnya sebagai token meme terdesentralisasi yang berkembang menjadi ekosistem yang dinamis.

Dari laman resminya, shibatoken.com, Token Shiba Inu merupakan mata uang dasar yang memungkinkan investor menyimpan jutaan, miliaran, atau bahkan triliunan di dompet mereka. Shiba Inu diakui secara internasional dan utilitasnya yang sah, sehingga SHIB akan terus memperluas jangkauannya.

Latar belakang dari Shiba Inu, maskot koin adalah anjing asal Jepang, Shiba Inu, yang juga mewakili Dogecoin, inilah yang menyebabkan Shiba Inu dijuluki sebagai “Pembunuh Dogecoin”. Koin bergambar Shiba Inu, mata uang kripto yang merupakan sempalan dogecoin, mendadak harganya membumbung tinggi. Usut punya usut, ternyata ada peran Elon Musk dalam kenaikan harga Shiba Inu ini.

Mulanya, Elon Musk memajang tweet anjing peliharaannya yang paling baru, dinamakan sebagai Floki. Floki yang jenisnya Shiba Inu ini duduk di atas sebuah mobil Tesla. Tweet itu membuat hashtag #SHIB mendadak trending di linimasa media sosial. Harga Shiba Inu naik juga karena tim di baliknya dikabarkan membuat proyek untuk memperkuat mata uang kripto ini.

Pemilik Bos Tesla ini sendiri dikenal sebagai pendukung garis keras Dogecoin, sampai sampau dipanggil dengan julukan ‘Doge Father’. Namun kemudian, ia terindikasi juga melirik Shiba Inu dan bukan kali ini saja membantu kenaikan harganya hanya dengan modal kicauan di Twitter. Koin Shiba Inu, yang juga secara tidak formal dikenal dengan nama Shiba Token, diciptakan pada bulan Agustus 2020 oleh seseorang bernama samaran Ryoshi sebagai spin off Dogecoin.

Shiba Inu Token memiliki logo yang hampir sama dengan Dogecoin yakni sebuah anjing Shiba. Namun tak seperti Dogecoin yang berawal dari sebuah meme, logo anjing di Shiba Inu Token terlihat garang.

Dan Terlepas dari semua antusiasme yang ada, sebagian pakar telah memperingatkan bahwa Shiba Inu token mungkin jauh lebih berisiko sebagai investasi daripada mata uang kripto jenis lainnya. Tidak seperti ketika kita berinvestasi di saham, ketika kita membeli cryptocurrency, sulit untuk menganalisis fundamental karena pasarnya sangat baru. kita juga tidak bisa memastikan orang mengatakan yang sebenarnya karena hanya ada sedikit peraturan.

Dan apalagi, saat ini ada lebih dari 11.000 mata uang kripto di pasar. Bukan perkara mudah untuk memprediksi mana yang memiliki masa depan cerah dalam jangka panjang.

Para ahli memprediksi, bakal banyak mata uang kripto yang akan gagal saat kita memasuki fase berikutnya dari teknologi ini. Akibatnya, cryptocurrency yang paling mungkin berhasil dalam jangka panjang adalah mereka yang memiliki kepemimpinan yang kuat, fondasi yang kokoh, dan visi jangka panjang yang kredibel.

Ada baiknya sebelum kita masuk ke daftar koin dengan masa depan yang berpotensi lebih cerah, ada baiknya menjelaskan beberapa alasan mengapa Dogecoin harus dihindari.

1. Pertama, Dogecoin tidak memiliki whitepaper atau tim penuh waktu. Dogecoin memiliki komunitas penggemar setia yang besar, tetapi tidak ada yang memimpin kapal. Nominal harganya sangat bergantung pada tweet dari Elon Musk. Efek Musk telah mendorong banyak lonjakan harga Dogecoin, dan itu bukan pendorong pertumbuhan yang berkelanjutan.

2. Banyak persaingan di ruang pembayaran digital. Transaksi cepat dan murah adalah fitur menarik dari mata uang digital, tetapi pengenalan stablecoin dan mata uang yang didukung pemerintah dapat merusak pasar itu.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *