Cara Mengatasi 6 Masalah Umum Pada Gigi dan Mulut

Masalah kesehatan pada mulut seringkali terabaikan. Padahal, bagian tubuh ini biasanya rawan masalah. Meski anda rajin menyikat gigi setiap hari, tetapi karena kebiasaan buruk akhirnya gigi dan rongga mulut anda tetap bermasalah.

Ada beberapa masalah umum pada gigi manusia dan rongga mulut. Jika perawatan gigi dilakukan secara rutin dan benar, masalah tersebut lambat laun akan hilang.

Berikut beberapa masalah gigi yang umum terjadi dan cara mengatasinya :

1. Bau mulut

Pada banyak orang, bau mulut adalah masalah yang memalukan. Ada banyak faktor penyebab bau mulut. Faktor yang dominan adalah kondisi gigi. Lalu ada penyakit mulut seperti mulut kering, kanker mulut, penyakit gusi dan bakteri di lidah. Menyikat gigi dan menggunakan obat kumur secara teratur dapat menghilangkan bau mulut. Namun, jika anda masih merasakan bau mulut, segera konsultasikan dengan dokter.

2. Gigi Kuning 

Makanan, minuman, obat-obatan dan tembakau adalah penyebab umum dari perubahan warna gigi. Perawatan gigi yang tepat akan menghilangkan banyak noda. Gosok gigi secara teratur dan gunakan pasta gigi pemutih. Selain itu, anda bisa pergi ke dokter gigi untuk perawatan lebih lanjut. Dokter akan menggunakan zat khusus untuk menghilangkan noda dari gigi.

3. Gigi Berlubang 

Bakteri saling menempel, menumpuk di gigi dan perlahan-lahan merusak permukaan gigi, yang dapat menyebabkan kerusakan gigi. Untuk mengatasi masalah kerusakan gigi, sebaiknya konsultasikan ke dokter gigi. Pada saat yang sama, anda dapat mengambil tindakan pencegahan. Gosok gigi secara rutin minimal dua kali sehari. Gunakan pasta gigi berfluoride. Selain itu, kurangi makanan ringan, bersihkan gigi dengan benang gigi, dan gunakan obat kumur berfluorinasi secara teratur.

4. Gigi Sensitif 

Kepekaan gigi atau gigi sensitif merupakan salah satu masalah yang sering ditemui. Masalah ini bisa ditemukan dari masa remaja hingga dewasa. Pada dasarnya gigi sensitif terjadi karena rangsangan dari minuman dingin, minuman panas, es krim, udara dingin, dll. Pada kasus yang parah, sikat gigi juga bisa membuat orang dengan gigi sensitif merasa tidak nyaman. Konsultasi dengan dokter adalah cara terbaik untuk merawat gigi sensitif dengan benar.

5. Nyeri Rahang atau Menggertakkan Gigi

Menggertakkan gigi disebut bruxism. Penyebab paling umum dari bruxism adalah stres. Bruxism tidak hanya terjadi pada orang dewasa. Anak dengan alergi tertentu akan mengalami kondisi ini. Risiko bruksisme adalah gigi patah, gigi lepas, sakit rahang dan sakit kepala. Bruxism bisa terjadi pada malam hari ketika anda tidak sengaja mengatupkan gigi saat sedang tidur. Itu juga bisa terjadi pada siang hari ketika anda bangun dan sadar. Jika bruxism terjadi pada malam hari, sebaiknya anda memeriksakan diri ke dokter gigi. Minta dokter gigi untuk melindungi mulut anda. Jika bruxism terjadi pada siang hari, cobalah meditasi, olahraga, atau aktivitas lain untuk mengurangi stres.

6. Sariawan

Hampir setiap orang pernah mengalami sariawan atau stomatitis. Candida albicans adalah penyebab sariawan. Meski tidak menular, kondisi ini bisa membuat penderita merasa tidak nyaman. Sariawan juga dianggap salah satu bentuk kelainan yang terjadi pada selaput lendir mulut dan tampak seperti luka dengan bercak putih pucat kekuningan dan tekstur tertekan. Gunakan obat sariawan khusus yang dijual di apotek dalam bentuk krim, salep, gel atau cairan. Beberapa obat ini biasanya mengandung bahan antiseptik untuk mengatasi infeksi bakteri pada rongga mulut. Pada saat yang sama, obat untuk sariawan biasanya diresepkan oleh dokter hanya jika sariawan sudah parah dan obat yang dijual bebas tidak dapat diobati secara efektif.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *