11 Manfaat Meminum Teh Daun Kelor

Secara umum teh dikenal dengan 4 jenis, yaitu teh hitam, teh hijau, teh oolong, dan teh putih. Semua jenis tersebut berasal dari tanaman yang sama yakni dari daun tanaman Camellia Sinensis. Yang membedakan hanya pada prosesnya. Daun teh tersebut mengalami proses oksidasi yang berbeda beda. Namun ternyata teh juga bisa diperoleh dari tanaman lain lho, tanaman yang dimaksud adalah tanaman moringa atau lebih dikenal dengan kelor. Tanaman kelor berasal dari India dan tumbuh di Asia. Tanaman ini sering disebut pohon ajaib (Miracle Tree). Karena setiap bagian tanaman kelor dapat diperoleh manfaat, termasuk daunnya. Nah, daun kelor inilah yang dapat dimanfaatkan menjadi olahan teh.

Moringa oleifera Lam yang dikenal dengan nama Kelor adalah salah satu tanaman yang bergizi, sejak dahulu dikenal oleh masyarakat Indonesia sebagai tanaman yang berkhasiat. Mengutip Jurnal Kedokteran UPN Veteran Jakarta, ekstrak air daun kelor memiliki kandungan senyawa aktif alkaloid, saponin, tannin, fenol, flavonoid, triterpenoid, steroid, dan glikosida (Pradana, 2019).

Memang sudah sejak lama daun kelor atau yang bisa juga disebut sebagai daun moringa, digunakan sebagai bahan herbal untuk menyembuhkan penyakit. Daun ini bisa dikonsumsi dengan berbagai cara, dan Daun kelor dalam pembuatan teh sangat bermanfaat untuk kesehatan karena mengandung kandungan flavonoid sebagai antioksidan dan antiinflamasi. Menurut Sashidhara et al. (2009) beberapa bagian dari kelor digunakan dalam pengobatan penyakit seperti rematik, kelumpuhan dan epilepsi, selain itu ekstrak daun, biji, dan akar dari pohon kelor telah dipelajari secara ekstensif dan analgesik.

Teh daun kelor atau teh kelor merupakan teh herbal yang bebas kafein, daun kelor yang telah dikeringkan mengandung berbagai macam vitamin dan mineral. Mengandung juga nutrisi penting dalam jumlah tinggi seperti beta-karoten dan asam amino. Oleh karena itu mengonsumsi teh daun kelor memiliki manfaat bagi tubuh. Mengutip dari laman Organic Facts, terdapat manfaat kesehatan meminum teh kelor, antara lain :

  • Antioksidan yang Baik 

Antioksidan adalah senyawa yang bekerja melawan radikal bebas di tubuh. Kadar radikal bebas yang tinggi dapat menyebabkan stres oksidatif, yang terkait dengan penyakit kronis seperti penyakit jantung dan diabetes tipe 2,

Pada sebuah studi menyebut, seorang wanita yang mengonsumsi 1,5 sendok teh atau 7 gram bubuk daun kelor yang dijadikan teh setiap hari, mampu meningkatkan kadar antioksidan dalam darah

  • Menurunkan Kolesterol 

Manfaat air rebusan daun kelor juga ampuh menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh. Seperti diketahui, kolesterol tinggi akan membuat seseorang beresiko terkena penyakit jantung.

  • Menurunkan Kadar Gula Darah 

Daun kelor dapat membantu menurunkan kadar gula darah danjuga membantu orang yang menderita diabetes, karena mengandung asam klorogenat antioksidan. Selain itu, daun kelor juga kaya vitamin C, yang telah terbukti mengurangi gula darah dan tekanan darah pada pasien diabetes tipe-2.

  • Meredakan Kram saat Menstruasi

Meminum secangkir teh kelor dapat membantu meringankan kram, mual, kembung, perubahan mood, dan migrain selama siklus menstruasi, menurut praktisi pengobatan tradisional.

  • Mengobati Kanker

Daun kelor memiliki sifat anti kanker. Hal tersebut karena kelor mengandung niazimicin, sebuah senyawa yang mampu menekan perkembangan sel-sela kanker dalam tubuh. Selain itu, daun kelor juga mempunyai senyawa beta-sitosterol yang bermanfaat mengecilkan prostat menekan pertumbuhan sel kanker prostat serta usus besar.

Selain itu, beta-sitosterol mempunyai sifat anti-inflamasi, yang bisa membuat kadar gula darah tubuh lebih seimbang. Beta sitosterol juga mampu meningkatkan sistem ikun tubuh, baik untuk kesehatan pankreas, serta bisa menyembuhkan luka dengan cepat.

  • Menyehatkan Tulang 

Mengandung kalsium dan fosfor, manfaat daun kelor juga membantu menjaga kesehatan tulang. Memiliki sifat anti-inflamasi, daun kelor juga bisa mengurangi gejala sakit akibat peradangan sendi dan menyembuhkan tulang yang sudah rusak.

  • Memperlambat Efek Penuaan 

Sebuah studi di tahun 2014 yang diterbitkan dalam Journal of Ilmu dan Teknologi Pangan untuk menguji manfaat kelor. Mengetahui tentang kadar enzim antioksidan yang berharga, peneliti ingin menyelidiki apakah daun kelor bisa membantu memperlambat efek penuaan, dengan memanfaatkan antioksidan herbal alami, yang mampu menyeimbangkan hormon secara alami.

Studi dengan melibatkan sembilan puluh wanita menopause antara usia 45-60 tahun dibagi menjadi tiga kelompok, yang diberikan berbagai tingkat suplemen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suplementasi dengan kelor dan bayam menyebabkan peningkatan yang signifikan senyawa antioksidan, yang berperan penting dalam memperlambat efek penuaan.

  • Mengobati Rematik 

Daun kelor dapat dimanfaatkan untuk mengobati rematik. Penggunaan daun kelor dalam pengobatan rematik untuk mengurangi rasa sakit pada sendi dan mengurangi penumpukan asam urat pada sendi, yang sangat penting dalam mengatasi masalah rematik atau asam urat. Manfaat daun kelor ini bisa dimanfaatkan untuk rematik, pegal linu dan nyeri,

  • Meningkatkan Kesehatan Pencernaan 

Daun kelor memiliku sifat anti-inflamasi, yang dapat mencegah atau mengobati sakit maag, penyakit hati, kerusakan ginjal, keluhan pencernaan, dan infeksi. Penggunaan umum dari minyak kelor membantu meningkatkan fungsi hati.

Hal itu karena manfaat untuk detoksifikasi racun dan zat berbahaya di dalam tubuh. Kemungkinan juga bisa mengatasi penyakit batu ginjal, infeksi saluran kemih, sembelit, retensi cairan dan diare.

  • Kontrol Tekanan Darah 

Manfaat teh daun kelor yang selanjutnya adalah untuk membantu mengontrol tekanan darah dalam tubuh Anda. Teh kelor, yang dibuat dari daun kelor kering yang digiling, dikatakan dapat membantu mengontrol tekanan darah. Ini dihubungkan dengan adanya quercetin di dalamnya, yang dikatakan dapat menurunkan tekanan darah. Selain itu, juga dapat membantu pasien BP melawan peradangan, karena kemampuan anti-oksidatifnya.

  • Meningkatkan Gairah Sex 

Tanaman kelor telah digunakan sebagai obat alami untuk meningkatkan libido wanita dan pria. Dalam pengobatan tradisional, kelor telah digunakan untuk mengobati disfungsi seksual, disfungsi ereksi, dan meningkatkan gairah seks secara menyeluruh.


Nah itulah beberapa manfaat teh daun kelor yang bisa kami sampaikan. Agar selalu sehat, cobalah rutin konsumsi rebusan daun kelor. Untuk membuat ramuan daun kelor, caranya sangat mudah. Kamu tinggal ambil beberapa lembar daun kelor, bersihkan dengan air lalu keringkan pada wajan dibawah terik matahari. Setelah kering, kamu bisa menyeduhnya langsung layaknya teh, bisa juga ditumbuk atau di blender, lalu di seduh seperti kopi.

Bolehkah minum teh daun kelor setiap hari ?

Teh daun kelor adalah minuman sehat yang memiliki banyak manfaat untuk tubuh. Meski begitu, minuman ini sebaiknya tidak dijadikan obat tunggal atau obat herbal untuk menyembuhkan penyakit tertentu. Saat sakit, Anda tetap perlu memeriksakan kondisi Anda ke dokter. Sebab, teh daun kelor hanya dapat bertindak sebagai pendukung perawatan. Pastikan Anda tidak mengonsumsi ekstrak akar ataupun akar dari daun kelor karena kandungannya tidak aman bila dikonsumsi. Akarnya memiliki kandungan spirochin yang merupakan zat beracun bagi tubuh.

One Comment

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *