Manfaat Rempah Lada Hitam Untuk Kesehatan

Lada hitam termasuk jenis rempah yang sering digunakan sebagai penyedap rasa masakan. Sensasinya yang sedikit pedas dan hangat pas ditaburkan pada makanan berkuah.

Rempah jenis ini tumbuh di India, Indonesia dan negara-negara Asia tropis lainnya. Spesies lada sebenarnya ada dua jenis, ada lada hitam dan juga lada putih. Namun perbedaan dari kedua jenis lada hanya pada proses pengolahannya saja.

Meski berasal dari satu pohon yang sama, keduanya memiliki cita rasa yang berbeda. Lada putih memiliki rasa yang lebih pedas daripada lada hitam. Namun rasa lada putih tidak sekaya rasa lada hitam yang memiliki rasa lebih kompleks. Lada hitam memiliki aroma yang khas dan berbeda.

Tak hanya membuat makanan jadi lebih lezat, lada hitam juga punya berbagai manfaat untuk kesehatan tubuh. Lada Hitam merupakan salah satu jenis bumbu dapur dan Rempah ini adalah sumber magnesium, vitamin K, zat besi, dan serat. Lada hitam juga mengandung piperin yang ketika digunakan dalam aromaterapi akan membantu meringankan sakit otot, masalah pencernaan, dan radang sendi.

Lada Hitam berasal dari tanaman dengan nama latin Piper nigrum. Berdasarkan data Nutrition Value, lada hitam mengandung berbagai nutrisi seperti vitamin A, B, dan K serta mineral penting, meliputi kalium, kalsium, tembaga, zat besi, dan mangan.

Selain kaya akan vitamin dan mineral, lada hitam bahkan bisa merangsang indera perasa kita. Juga membawa efek positif ke banyak sistem dalam tubuh. Selain itu, lada hitam juga dapat meningkatkan metabolisme dan kesehatan fisik serta psikologis.

Berikut Manfaat Kesehatan dari Lada Hitam yang Mungkin Banyak orang Belum Tau :

1. Menangkal Radikal Bebas 

Zat kimia alami berupa piperin yang terkandung dalam lada hitam menurut penelitian menunjukkan memiliki sifat antioksidan yang tinggi. Fungsi antioksidan bagi tubuh manusia berguna untuk membantu mencegah atau menunda efek dari kerusakan radikal bebas yang terjadi karena paparan polusi, asal rokok, sinar matahari, olahraga berlebihan dan proses pengolahan makanan dalam tubuh. Apabila antioksidan tidak mencukupi dalam tubuh, maka radikal bebas dapat merusak sel-sel tubuh Anda. Adapun masalah yang bisa timbul karenanya yaitu peradangan, penuaan dini, penyakit jantung, dan kanker tertentu.

Radikal bebas adalah molekul yang dapat merusak sel, protein, dan DNA sehingga menyebabkan berbagai masalah kesehatan, seperti kanker, penuaan dini, dan aterosklerosis. Anda bisa terpapar radikal bebas dari berbagai sumber, seperti polusi, asap rokok, sinar matahari, dan bahan kimia pabrik.

2. Mengatasi Peradangan 

Salah satu potensi manfaat lada hitam bagi kesehatan adalah sebagai zat antiradang. Hal ini dikarenakan senyawa piperin yang terkandung di dalam lada hitam memiliki kemampuan untuk meredakan peradangan serta mengandung antioksidan yang tinggi.

3. Menjaga Kesehatan Otak 

Otak adalah sistem saraf pusat yang mengatur semua kinerja tubuh. Semakin bertambah tua usia seseorang atau adanya masalah membuat fungsi otak jadi menurun.

Diketahui bahwa senyawa aktif piperine pada lada hitam memiliki efek tidak jauh berbeda dengan antidepresan, yakni dapat mengurangi stress. Kandungan pada lada hitam dapat melindungi sel-sel saraf dan mencegah kematian sel dini. Selain itu, konsumsi lada hitam juga menunjukkan efek menguntungkan pada pasien stroke.

Selain antioksidan yang terkandung pada lada hitam juga membantu fungsi otak jadi lebih baik.

4. Mencegah Kanker 

Kanker adalah kondisi sel abnormal yang dapat menyerang sel maupun jaringan yang ada di dalam tubuh.

Senyawa piperine pada lada hitam diketahui memiliki sifat antikanker. Piperine dapat mengendalikan protein tertentu yang bertugas mengatur siklus sel di tubuh agar tetap sehat.

Kemudian, senyawa ini juga melindungi usus besar dari pertumbuhan sel kanker dengan mengurangi aktivitas β-glucuronidase dan mucinase, yakni enzim di saluran pencernaan.

Adapun beberapa jenis sel kanker yang pertumbuhannya bisa diperlambat oleh senyawa piperin dalam lada hitam antara lain sel kanker payudara, prostat, dan usus besar dan menyebabkan kematian sel kanker.

5. Menstabilkan Gula Darah 

Minyak yang terkandung pada lada hitam bisa digunakan untuk mencegah diabetes tipe 2. Minyak lada hitam dapat menghambat enzim amilase dalam memecah pati menjadi glukosa. Kemampuan ini penting bagi penderita diabetes tipe 2 karena dapat membantu menjaga kadar gula darah dan menunda penyerapan glukosa. pada penderita diabetes tipe 2 juga menunjukkan bahwa pemberian suplemen piperin yang terkandung pada lada hitam, dengan ditambahkan zat kurkumin dari kunyit memberi efek yang baik pada pengendalian kadar gula darah serta terlihat mampu menekan peradangan pada hati.


Selain itu, manfaat lada hitam lainnya adalah diduga mampu mengobati bronkitis, malaria, dan kolera. Akan tetapi, belum ada bukti medis yang akurat mengenai efektivitas lada hitam dalam menangani kondisi-kondisi tersebut.

Mengingat potensi manfaat lada hitam teramat banyak bagi kesehatan, sudah semestinya kita tidak terlalu anti terhadap bahan penyedap makanan yang satu ini. Namun, pastikan juga Anda menggunakan lada hitam dalam batas normal dan jangan terlalu banyak menggunakannya, khususnya untuk wanita hamil sebab berpotensi menyebabkan keguguran. Selalu konsultasikan dengan dokter sebelum Anda mengambil manfaat kesehatan dari lada hitam.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *