Tips Menjaga Perut Tidak Buncit di Tengah Pandemi

Menjaga perut tidak buncitadalah upaya setiap orang di masa pandemi. Dengan keharusan untuk tetap berada di rumah, banyak orang mengaku mengalami peningkatan pada berat badan. Mungkin bagi orang dengan kondisi berat badan kurang, hal ini tidak masalah dan malah diidam-idamkan.

Namun bagi mereka dengan berat badan berlebih, hal ini menjadi momok menakutkan. Apalagi jika berat badan tersebut dibarengi dengan perubahan perut ke arah buncit. Tingkat kepercayaan diri pasti menurun dan mengganggu segala macam aktivitas. Untuk menyelesaikan masalah ini, kontrol pada tubuh sangat diperlukan.

Beberapa orang merasa kesulitan saat mengontrol tubuhnya. Namun dengan komitmen utuh, hal ini bukanlah suatu kemustahilan. Sebelum mengetahui tips menjaga perut tidak buncit, utuhkan terlebih dulu komitmen tersebut dalam diri kamu. Jika sudah, barulah berlanjut pada uraian tips di bawah ini.

Selalu Teratur dalam Berolahraga dan Mengkonsumsi Makanan Sehat

Prinsip keteraturan adalah hal wajib dalam menjaga kondisi tubuh. Perut buncit sendiri terjadi ketika timbunan lemak menumpuk pada perut. Untuk itu upaya dalam melakukan pencegahan terhadap kondisi tersebut adalah dengan membakar lemak dan menjaga asupannya pada perut. Untuk membakar lemak, olahraga adalah cara terbaik.

Sit up adalah salah satu tipe olahraga yang terbaik dalam usaha untuk membakar lemak ini. Ketika melakukan sit up, otot perut akan dilatih sehingga lemak di sekitarnya akan terbakar. Plank juga bisa menjadi pilihan lain. Akan sangat tepat jika kedua olahraga ini dilakukan setiap hari secara rutin dan terencana.

Jangan lupa juga untuk terus makan secara teratur. Makan berlebih akan menghancurkan upaya menjaga perut tidak buncit. Namun, jangan sampai juga mengalami kondisi telat makan. Ketika seseorang telat makan, timbunan lemak di bagian perut akan bertahan lebih lama. Hal ini menjadikan jalan menuju perut buncit selangkah lebih dekat.

Pastikan Bahwa Diri Selalu Cukup Dalam Beristirahat

Cara beristirahat paling baik adalah dengan tidur. Untuk itu, upayakan untuk tidur 6-8 jam per hari. Ketika seseorang mengalami kurang tidur, penambahan berat badan terutama di area perut lebih mungkin terjadi. Hal ini karena sistem metabolisme tubuh terganggu yang menyebabkan penimbunan lemak terus terjadi.

Kurang tidur juga memberikan efek buruk pada nafsu makan. Biasanya, orang dengan tidur kurang akan mengidam-idamkan makanan yang tidak sehat. Selain itu, ada banyak kemungkinan buruk lain bagi orang dengan istirahat kurang seperti risiko diabetes dan penyakit jantung.

Jika kamu merasa kesulitan untuk mencapai tidur yang cukup, tidur siang juga bisa menjadi pilihan. Misal ketika di malam hari waktu tidur hanya 5,5 jam, adalah keputusan tepat jika menambah tidur sebanyak setengah jam di siang hari.

Jaga dan Kontrol Pikiran agar Tidak Mengalami Stres

Mesin paling besar dalam diri manusia adalah otak. Ketika otak terganggu, segala aktivitas tubuh tidak akan terjaga. Untuk itu, upaya agar diri tidak stres sangat perlu diperhatikan dalam upaya menjaga perut tidak buncit. Secara medis, stres menyebabkan seseorang mengeluarkan hormon kortisol dalam jumlah banyak.

Ketika hormon kortisol ini meningkat, penambahan berat badan seseorang bisa terus terjadi. Selain itu, kemampuan tubuh untuk menurunkan berat badan juga akan menghilang. Sistem kekebalan dan metabolisme juga akan terganggu hingga kemungkinan mengalami peradangan bisa saja terjadi.

Konsistensi sangat diperlukan dalam upaya menjaga kesehatan tubuh di tengah pandemi. Jika ingin lebih mudah, akan lebih tepat apabila upaya ini dilakukan bersama dengan keluarga. Ketika seluruh anggota keluarga telah berkomitmen untuk menjaga perut tidak buncit, kemungkinan sukses bisa menjadi lebih besar.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *