Mengkonsumsi Makanan Penambah Darah Untuk Lawan Anemia

Anemia bisa terjadi karena kekurangan darah dalam tubuh manusia, sehingga ia harus mengonsumsi makanan penambah darah.Terdapat banyak jenis anemia, yang paling umum adalah anemia yang disebabkan oleh kekurangan zat besi. Oleh karna itu makanan penambah  darah sangat penting bagi orang yang menderita anemia.

Hemoglobin atau sel darah merah dalam darah mengandung zat besi yang sangat berguna untuk tubuh manusia dan untuk membawa oksigen ke dalam tubuh manusia. Jika tubuh kamu kekurangan zat besi, ia akan menghasilkan lebih sedikit hemoglobin dan juga akan mengurangi aliran oksigen. Selain itu, kekurangan asam folat dan vitamin B-12 juga akan mempengaruhi kemampuan tubuh dalam memproduksi sel darah merah.

Kamu bisa merencanakan makan makanan penambah darah untuk menjaga keseimbangan zat besi dalam tubuh. Makanan seperti sayuran, daging tanpa lemak, kacang-kacangan, dan biji-bijian dapat mengobati anemia. Selain itu, penting untuk mengonsumsi makanan yang meningkatkan penyerapan zat besi dalam tubuh.

Banyak makanan yang bisa dikonsumsi untuk memastikan bahwa kebutuhan tubuh akan sel darah merah terpenuhi. Selain itu, makanan kaya nutrisi juga dapat membantu meningkatkan penyerapan zat besi. Berikut ini adalah makanan yang direkomendasikan :

1. Makanan Yang Mengandung Zat Besi Tinggi

Mengonsumsi makanan kaya zat besi dapat meningkatkan produksi sel darah merah dalam tubuh. Zat besi dapat membantu memproduksi hemoglobin yang dibutuhkan oleh sel darah merah.

Beberapa makanan penambah darah yang mengandung tinggi zat besi, meliputi :

  • Daging merah, seperti betis dan jeroan sapi
  • Sayuran berdaun hijau seperti bayam dan kangkung
  • Buah-buahan kering seperti plum dan kismis
  • Kacang polong dan kacang-kacangan
  • Kuning telur

2. Makanan Yang Mengandung Vitamin B12

Vitamin B12 dibutuhkan untuk meningkatkan fungsi sumsum tulang untuk menghasilkan lebih banyak sel darah merah normal. Asupan vitamin B12 yang tidak mencukupi sendiri dapat menyebabkan bentuk sel darah merah menjadi tidak normal, yang cenderung berbentuk oval bukannya datar. Sel darah merah yang kurang berkembang ini juga cenderung mati lebih cepat. 

3. Makanan Yang Mengandung Vitamin B6

Mirip dengan vitamin B12, vitamin B6 juga enak dan membantu pembentukan sel darah merah. Wanita dewasa membutuhkan sekitar 1,5 mg vitamin B6 per hari, dan pria membutuhkan sekitar 1,7 mg vitamin B6 per hari.

4. Buah – Buahan Dan Sayur

Beberapa buah yang direkomendasikan untuk penderita anemia antara lain selada, bayam, sawi, brokoli, paprika merah dan kuning. Beberapa sayuran berwarna hijau tua juga mengandung oksalat yang dapat menghambat penyerapan zat besi. Sayuran hanyalah salah satu dari beberapa sumber zat besi yang dapat dikonsumsi oleh pasien anemia. Coba kombinasikan dengan sumber zat besi lainnya.

5. Kacang Dan Biji – Bijian 

Zat besi juga ada di banyak kacang-kacangan dan biji-bijian. Beberapa sumber makanan tersebut antara lain biji labu, kacang mete, kacang pinus, pistachio, dan biskuit.

6. Daging Dan Ikan 

Daging dan ikan juga merupakan sumber makanan yang kaya zat besi. Daging dan ikan dengan kandungan zat besi yang tinggi antara lain ati ayam, ati sapi, sapi, domba atau kambing, kerang, tiram, udang, sarden, tuna, dan salmon.

Nah itu lah beberapa makanan yang bisa manambahkan Sel darah dalam Tubuh. Akan tetapi, perlu juga diperhatikan bahwa untuk pengidap anemia, makanan dan minuman tertentu mungkin tidak direkomendasikan untuk pasien anemia.

Makanan Yang Harus Dihindari 

Makanan yang harus dihindari oleh penderita anemia adalah susu. Pasalnya, produk tersebut mengganggu penyerapan zat besi dalam tubuh. 

Berikut beberapa makanan yang mengganggu penyerapan zat besi : 

  • Teh dan kopi 
  • Susu dan turunannya
  • Sereal gandum utuh
  • Makanan yang mengandung tanin, seperti anggur, jagung, dan sorgum
  • Makanan kaya gluten seperti pasta dan produk gandum
  • Makanan yang mengandung asam fitat atau asam fitat, seperti beras merah
  • Makanan yang mengandung asam oksalat, seperti kacang-kacangan dan coklat

Jika semua hal ini dilakukan dan hemoglobin di dalam darah masih rendah, sebaiknya konsultasikan kepada dokter. Mungkin ada alasan lain mengapa sel darah merah dalam tubuh kamu selalu kurang dan mengalami anemia.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *