Bantu Mencegah Anemia Dengan 4 Sayuran Mengandung Zat Besi Tinggi

Pernahkah Kamu mengalami kelelahan, pusing, kulit pucat atau sesak napas? Perlu diketahui bahwa kondisi ini bisa jadi merupakan tanda anemia atau kurang darah pada tubuh. Ketika tubuh manusia kekurangan sel darah merah yang sehat atau sel darah merah tidak dapat berfungsi secara normal, anemia atau kekurangan darah terjadi.

Untuk bererapa jenis Anemia atau Untuk jenis anemia tertentu, seperti anemia akibat kekurangan zat besi, dapat dicegah dengan mengonsumsi makanan yang bergizi. Misalnya melalui asupan makanan tinggi zat besi. Umumnya zat besi biasanya terkandung dalam lauk-pauk seperti daging, jeroan, dan seafood.

Namun, beberapa sayuran mengandung banyak zat besi, sehingga bisa dikonsumsi untuk mencegah anemia. 

Nah,Mungkin untuk berikut ini jenis-jenis sayuran yang bisa Kamu coba untuk membantu mencegah atau menguragi kambuhnya anemia.

1. Brokoli

Sayuran brokoli juga mengandung Zat besi yang dapat membantu mencegah anemia. Satu porsi brokoli (1 cangkir / 154 g) mengandung 1 mg zat besi, yang menyumbang 6% dari kebutuhan zat besi harian Kamu. Seperti kebanyakan kembang kol, brokoli juga kaya vitamin C, yang membantu tubuh menyerap zat besi dengan lebih baik.

Selain zat besi dan vitamin c, brokoli juga kaya asam folat, serat, dan vitamin K. Sayuran ini masuk ke dalam keluarga sayuran cruciferous, seperti kembang kol, kubis Brussel, kangkung, dan kubis. Sayuran Cruciferous mengandung indole, sulforaphane, dan glukosinolat, yang merupakan senyawa tanaman yang diyakini melindungi tubuh dari kanker.

2. Bayam

Bayam membawa banyak manfaat bagi kesehatan tubuh, salah satunya mengandung banyak zat besi yang dapat membantu mencegah anemia. Sekitar 3,5 ons (100 gram) bayam mentah mengandung 2,7 mg zat besi, atau setidaknya 15% dari kebutuhan zat besi harian Kamu.

Meskipun zat besi yang terkandung dalam bayam adalah zat besi non-heme (yang tidak dapat diserap secara normal), bayam juga kaya akan vitamin C. Ingat, asupan vitamin C berperan penting dalam meningkatkan penyerapan zat besi dalam tubuh.

Menariknya, bayam juga kaya akan antioksidan yang disebut karotenoid untuk mengurangi risiko kanker, mengurangi peradangan dan melindungi mata dari penyakit.

3. Collard

Masih dari keluarga sayuran hijau, kali ini ada collard yang masuk dalam golongan sayuran penambah darah. Dalam satu cangkir collard rebus, terdapat 2,2 miligram zat besi di dalamnya. Luar biasa, bukan?

Tidak hanya itu, collard juga mengandung vitamin C sebanyak 34,6 miligram, yang ampuh membantu tubuh menyerap zat besi lebih baik.

4. Kale 

Kale adalah sayuran lain yang membantu mencegah anemia. Sama seperti bayam, satu porsi kale mengandung satu miligram zat besi. Menariknya, kale juga banyak mengandung serat, antioksidan, kalsium, vitamin C dan K, serta berbagai nutrisi lain yang membantu mencegah gangguan kesehatan.

Antioksidan dalam kale dapat membantu tubuh membuang kelebihan racun. Racun ini, yang disebut radikal bebas, adalah molekul yang tidak stabil. Jika terlalu banyak radikal bebas yang menumpuk di dalam tubuh, radikal bebas tersebut dapat menyebabkan kerusakan sel. Hal ini dapat menimbulkan masalah kesehatan seperti peradangan dan penyakit.

Kale juga kaya akan kalium yang baik untuk kesehatan jantung. Menurut ahli di American Heart Association (AHA), meningkatkan asupan kalium sekaligus mengurangi konsumsi garam tambahan atau natrium, dapat mengurangi hipertensi dan penyakit kardiovaskular 

Mengonsumsi sayuran penambah darah saja dianggap belum cukup. Maka dari itu, sertakan berbagai aktivitas menyehatkan lainnya yang dapat membantu tubuh memproduksi sel darah merah.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *